Saturday, October 10, 2009

There's such a stuff!

The old me back in!..
Ga tau kenapa gini lagi. Saya rasa ini akibat satu semester tinggal sendiri. Semakin individualis. Mungkin saya bukan orang yang ingin tau tentang orang lain, tapi saya selalu belajar untuk memperbaiki itu. Saya sadar akan kekurangan saya ini. Tapi tiba-tiba perasaan yang membuat saya membenci manusia, kembali lagi. Saat ini yang bisa saya ungkapkan dengan kata-kata ialah saya ingin sendiri. Meninggalkan smua orang adalah yang terbaik daripada membiarkan mereka melihat saya yang mulai menyerupai alien!

God, can I fix this shit?!
Saya tidak pernah berharap orang-orang akan mengerti saya, karena itu tidak akan mungkin. Saya tidak pernah bisa menemukan kata-kata yang sesuai untuk ungkapkan itu smua. Mengharapkan mereka mengerti dan memahami smuanya secara alami? Tidak akan mungkin bisa! Saya saja terlalu sulit menggambarkan itu, apalagi orang-orang yang (maaf, menurut saya) ingin mencoba perduli tanpa menggunakan rasa empati mereka, itu sia-sia.

Dulu saya selalu berfikir untuk tidak akan pernah tergantung kepada orang lain. Tapi kenapa ketika saya diberi kesempatan untuk sendiri, saya malah memerlukan orang lain?

Friday, October 9, 2009

Am I deserve?

Smua dimulai dari my 'bad habit'..

Ternyata ga smua 'bad habit' mendatangkan kerugian..
Kali ini smuanya bikin idup saya jadi berubah. Banyak yang berubah. Awalnya saya tidak pernah berfikir akan meninggalkan smua kebiasaan itu, tapi sesuatu, atau lebih tepatnya sesuatu yang dikatakan oleh seseorang bisa merubahnya. Smua orang memang punya alasan tersendiri untuk memilih jalan yang ingin mereka lalui, tapi jalanku perlu ada sedikit campurtangan orang lain sehingga ia bisa lebih bermakna dan terarah.

Saya tidak pernah berfikir untuk merusak sesuatu yang telah dibina, sedikitpun tidak pernah terlintas. Saya hanya menjalani apa yang saya rasakan.. Just let it flow

Sekarang ini saya belum bisa menjelaskan bagaimana perkataan yang sesuai untuk menggambarkan itu smua. Tapi yang pasti adalah, saya hanya ingin terus begini, karena ini lebih dari cukup dan saya bisa bahagia dengan ini smua. Tidak ada yg akan disakiti ataupun tersakiti.

-______________-


Kadang saya teringat tentang tulisan saya yang mengatakan bahwa tidak ada yang abadi si dunia ini, smua pasti berakhir dan saya tidak begitu percaya tentang kewujudan cinta sejati karena hasil penglihatan saya selama saya hidup 20 tahun, tidak ada cinta yang bisa membuat saya begitu teruja (ejeeehhh...).

Kenyataan itu membuat saya takut untuk memulai lagi. Karena sebuah akhir pasti akan menyakiti yang lain, dan saya tidak ingin itu terjadi lagi....